Senin, 15 Januari 2018

Jelajah Alam di Kabupaten Tasikmalaya-7

1. Istana Selacau
Di Kabupaten Tasikmalaya pada masa silam terdapat sebuat kerajaan kecil yang berdiri di wilayah Kecamatan Parung Ponteng. Nama kerajaan tersebut adalah Kerajaan Selacau. Salah seorang keturunannya kemudian mendirikan semacam resort wisata sekaligus situs Kerajaan Selacau. Untuk menuju tempat ini sangat mudah karena berada langsung di tepi jalan raya Parung Ponteng menuju Pamijahan. Sebagai pertanda terdapat pintu gerbang yang mencolok dan pagar keliling area.
Sebelum sampai di lokasi terdapat situs Sunan Selacau beserta para pengiringnya yang merupakan penyebar agama Islam di wilayah selatan Tasikmalaya ini. Mengenai hubungan Sunan Selacau dan Kerajaan Selacau dapat dilihat pada sejarah Selacau. Pada situs ini dibangun beberapa patung Sunan Selacau dan pengiringnya serta seekor singa dan harimau.







Kembali pada tempat wisata Kerajaan Selacau, untuk sementara ini belum dikenakan harga tanda masuk. Tempat parkir mobil di depan musholla sedangkan motor dapat di beberapa tempat yang disediakan. Di bagian depan lokasi terdapat patung dua orang petani yang satu duduk di atas kerbau, satu lagi berdiri serta seekor harimau kumbang. Kemudian di areal taman terdapat berbagai patung harimau belang.





Dari bagian depan kita terus berjalan mengikuti jalan aspal mulus dengan kemiringan yang sangat curam yaitu lebih dari 45 derajat. Sayangnya tidak ada pengaman sehingga pengunjung harus hati – hati terutama nanti pada waktu turun. Sekali jatuh akan terus berguling hingga bawah. Tetapi bukan berarti mengurungkan niat ke atas sebab pemandangan di atas sangat indah. Ketika tiba di atas bukit kita menyaksikan pemandangan sekitar di bawahnya yang masih hijau. Kita berdecak kagum dan mengucapkan subhanallah melihat keindahan alam ciptaan Allah SWT. Bagian paling atas cukup luas dengan dasar aspal mulus  yang dapat digunakan sebagai helipad. Tidak perlu khawatir kehabisan bekal minuman karena ada di tempat istirahat (shelter) ada penjual minuman makanan ringan. Pengunjung diharapkan membuang sampah pada tempatnya. Sayang tempat indah dikotori oleh sampah plastik.











2. Rumah Batu
Tempat wisata unik ini berupa bukit batu yang ditatah menjadi rumah lengkap dengan ruangan dengan kursi dan meja terbuat dari batu. Lokasi wisata ini berada di Desa  , Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Jalan menuju lokasi ini bisa dari Desa kemudian terus masuk hingga bertemu dengan jalan lingkar Karangnunggal atau dari Desa juga akan bertemu jalan yang sama. Titik masuk ke lokasi ini adalah jalan Desa . Setelah itu kita melewati jalan aspal rusak hingga jalan batu. Untuk kendaraan roda 4 hanya bisa berhenti di kebun milik penduduk selanjutnya jalan kaki.









Rumah batu sebenarnya merupakan milik perorangan yang memiliki ide kreatif untuk membuat rumah terbuat dari batu. Tentunya tidak dijadikan tempat tinggal sebenarnya. Saat ini rumah batu hanya dijaga oleh kerabatnya. Pengunjung dapat melihat – lihat dan berfoto – foto di sekitar rumah ini. Tidak ada karcis masuk dan pengunjung dapat bertanya – tanya pada kerabat pemilik rumah ini bila kebetulan ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar