Senin, 26 Juni 2017

Jelajah Alam di Kabupaten Garut-1

Banyak tempat wisata menarik di Kabupaten Garut baik sebagai rekreasi keluarga maupun rekreasi petualangan (adventure). Tempat wisata di Kabupaten Garut sangat bervariasi yaitu wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan (dibangun tempat wisata baru). Wisata alam di Kabupaten Garut terdiri dari wisata alam bernuansa pegunungan seperti situ dan sungai serta wisata pantai. Semuanya bagus. Seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Garut mempunyai daya tarik tersendiri sehingga oleh masyarakat dijadikan tempat rekreasi lokal. 

KABUPATEN GARUT
1.        Pantai Leuweung Sancang
Pantai Leuweung Sancang termasuk dalam wilayah Kecamatan Cibalong, letaknya tersembunyi dari keramaian karena terhalang oleh wilayah pemukiman dan hutan. Untuk menuju kesana harus menempuh jarak cukup jauh, yaitu melalui jalur pantai Selatan Tasikmalaya – Garut. Setelah melewati perkebunan Miramare, apabila berangkat dari arah Tasikmalaya, kita masuk wilayah Leuweung Sancang. Perjalanan diteruskan di wilayah Leuweung Sancang hingga simpang menuju cagar alam, kemudian kita berbelok masuk. Disini kendaraan roda 4 dapat terus masuk melalui wilayah perkampungan hingga di areal parkir masuk ke cagar alam. Selanjutnya hanya kendaraan roda 2 yang bisa masuk tentunya dengan membayar uang masuk. Sedangkan selebihnya bisa jalan kaki sejauh kurang lebih 2 km atau menggunakan jasa ojek.






Akhirnya di ujung areal kawasan hutan kita melihat hempasan ombak berkali – kali di atas hamparan pasir putih. Air laut tampak bening biru muda sangat sejuk di penglihatan kita. Apabila air laut surut kita bisa mandi – mandi di pantai berlandaskan batuan karang, terutama di bagian legokannya. 
Pantai di Leuweung Sancang didominasi dengan tebing-tebing curam terutama ke arah Timur di wilayah Karang Gajah. Di tempat tersebut ada sebuah batu karang berukuran besar, memang seukuran gajah, berada sedikit terpisah dari pantai. Sangat indah difoto dari kejauhan.Sedangkan bila mendekat atau bahkan menuju ke batu karang tersebut sangat berbahaya karena berada di perairan dalam dan ombaknya yang ganas.

Cagar Alam Leuweung Sancang
Lokasi Leuweung Sancang berada di Desa Sancang, Kecamatan Cibalong dengan luas seluruhnya ± 2.157 Ha.Leuweung Sancang atau bila diterjemahkan adalah Hutan Sancang merupakan kawasan Hutan Cagar Alam.Berada pada ketinggian 0 – 3 m yang menunjukkan lokasinya dari pinggir pantai ke arah daratan seluruhnya bertopografi datar. Temperatur rata – rata pertahun adalah 270 Cm, cukup hangat namun masih terasa sejuk. Hal tersebut karena kondisi alamnya yang relatif masih asri. Namun sayang usaha penebangan liar masih saja ada, menurut laporan penjaga hutan kerusakan hutan mencapai ± 200 Ha.Kampung nelayan terdapat di bagian timur, namun keberadaannya tidak sampai merusak ekosistem hutan pantai.

Kawasan Cagar Alam Leuweung Sancang masih berupa hutan belukar yang cukup lebat dengan vegetasi yang cukup beragam. Pemandangan hutan Sancang dilihat dari jalan terlihat rimbun hingga tepi pantai. Ekosistem hutan Sancang unik, karena merupakan hutan pantai dengan variasi jenis pohon besar khas daratan seperti meranti, mahoni hingga tumbuhan khas pantai seperti pohon ketapang dan hutan bakau.Satu tumbuhan khas di Leuweung Sancang adalah pohon Kaboa (dipteroearpus gracilis), sejenis mangrove, yang hidup di wilayah pantai yang dikaitkan dengan mitos Prabu Siliwangi.


Fauna yang ada juga cukup banyak seperti kera, monyet bekantan, biawak, banteng, macan tutul dan sebagainya. Di dalam areal hutan disediakan beberapa trek untuk menjelajah hutan. Tentunya yang sudah diperkirakan aman dari jangkauan hewan buas. Meskipun demikian untuk perjalanan menjelajah di dalam hutan sebaiknya didampingi guide atau petugas kehutanan.
Wilayah Leuweung Sancang dikaitkan dengan mitos Prabu Siliwangi yang beserta sejumlah pengikut setianya menghilang diri secara gaib.Konon Prabu Siliwangi lalu menjelma menjadi harimau putih (Maung Lodaya) sedangkan para pengikutnya menjadi harimau belang memanjang (Maung Sancang).Maung Lodaya diyakini berdiam di Goa Garogol yang terdapat di dalam hutan Sancang dan sesekali tampak di Karang Gajah.Sebagai suatu mitos, sebagian masyarakat setempat mempercayai hal itu dan dikabarkan sering melihat Maung Lodaya dan Maung Sancang di sekitar wilayah hutan Sancang.

2.        Pantai Cijeruk



Tidak kalah dengan pantai – pantai di wilayah Selatan Kabupaten Garut, Pantai Cijeruk layak untuk dikunjungi. Pantai yang terletak di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, mudah dijangkau. Di pinggir jalan lintas Selatan terdapat plang nama dan gardu karcis yang digunakan secara temporer. Hanya pada saat liburan hari raya atau tahun baru gardu ini difungsikan. Keindahan pantai ini adalah muara sungai Cibaluk yang pada saat surut menyisakan daratan yang cukup luas. Disini kita bisa menjelejahi areal pantai, disamping air sungai yang jernih kehijauan. Selain itu pepohonan dan vegetasi khas muara memberikan kesejukan tersendiri.

3.        Pantai Karang Paranje






Kelebihan pantai ini adalah rangkaian batu karangnya yang menjorok ke laut dan pantai pasir sekitarnya memberikan pemandangan menawan. Pantai Karang Paranje berada di Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong. Untuk masuk ke pantai ini, dari jalan raya masuk ke dalam, melewati jembatan hanya bisa dilalui motor. Kendaraan roda 4 hanya bisa diparkirkan di lapangan bola. Pasir pantai ini berwarna putih kehitaman karena mengandung biji besi. Di belakang pantai terdapat laguna yang bisa digunakan untuk bermain air, Sedangkan di pantai yang berada di sekitar gugusan karang tidak dapat digunakan untuk bermain air, karena bahaya ombak besar yang sewaktu – waktu datang, Kita hanya bisa menikmati keindahan pantai nan eksotis ini. Di gugusan karang tersebut terdapat beberapa saung/gazebo. Nikmati keindahan senja di pantai Karang Paranje, ditemani deburan ombak yang menghempas karang.

4.        Pantai Sayang Heulang
Setelah Pantai Karang Paranje yang keren, kini kita berkunjung ke pantai yang  Pantai Sayang Heulang, kita akan disuguhkan lagi keindahan yang memukau berupa pantai panjang dengan pasir putih diselingi dengan batuan karang. Pantai Sayang Heulang berada di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk. Pantai Sayang Heulang sudah dekat ke kota kecamatan Pameungpeuk kira-kira 4 km. Ujung pantai karang berupa palung laut yang tidak boleh berenang di daerah itu karena sangat berbahaya dengan arus lautnya yang kuat. Sebenarnya kalau kita terus jalan menyusuri pantai akan bertemu dengan Pantai Cilauteureun yang merupakan bagian dari kawasan wisata Pantai Santolo, Pameungpeuk.






Di pantai Sayang Heulang juga terdapat menara pandang.Kita bisa naik ke atas dan menikmati keindahan pantai dari ketinggian. Untuk sarana wisata, boleh dibilang memadai karena banyak warung minuman, toilet umum dan beberapa penginapan. Tempat ini juga sangat cocok untuk menikmati sunset karena garis horisonnya yang panjang. Sangat puas menikmati matahari dan sinarnya yang perlahan tenggelam di balik horison.

5.        Pantai Santolo
Ikon pariwisata Kabupaten Garut tidak salah lagi yaitu Pantai Santolo.Pantai yang berada di wilayah Kecamatan Cikelet. Pantai Santolo itu sendiri sebenarnya terdiri dari beberapa obyek wisata yaitu Pantai Pasir Putih, Sungai Cilauteureun, Pantai Karang dan dermaga di pulau Santolo. Masing – masing obyek wisata tersebut bisa dihubungkan dengan perahu sewa. Di Pulau Santolo, kita bisa ditinggal oleh perahu dan kembali dijemput dengan perjanjian waktu. Tidak usah khawatir tertinggal, karena dari seberang masih bisa terlihat apabila kita memberi kode minta dijemput.










Pulau Santolo mungkin lebih mirip bagian daratan yang terputus oleh alur laut. Kalau sedang surut, kita bisa berjalan kaki menuju pulau ini. Di pulau ini terdapat batuan karang dan pasir putih di belakangnya yang sangat indah. Pantai inilah yang disebut Pantai Karang Santolo. Banyak tempat yang layak untuk diambil foto ditambah dengan air laut yang biru jernih. Pemandangan di sepanjang pantai ini dan di bagian ujung pulau ini terdapat semacam jembatan beton agak melengkung yang menghubungkan bagian batuan karang di Pulau Santolo. Kita bisa berpuas – puas mengambil berbagai sudut foto yang benar – benar instagrammable.
Di bagian timur Pantai Santolo terdapat sebuah jembatan tua dan curuk laut. Jembatan tua ini adalah terentang di atas muara sungai dan menjadi penghubungantara Pantai Santolo dengan Pantai Sayang Heulang. Apabila kita melintas jembatan ini kita akan sampai di wilayah Pantai Sayang Heulang.  Jembatan ini semula bisa dilewati motor, namun seiring dengan kondisi jembatan yang mengkhawatirkan kini hanya pejalan kaki saja yang bisa melintas.

Sungai Cilauteureun
Satu fenomena unik yang ada di kawasan wisata Santolo adalah Sungai Cilauteureun. Dari kata dalam bahasa Sunda bila diterjemahkan berarti sungai dimana laut berhenti. Biasanya di muara sungai air mengalir ke laut. Tetapi disini terjadi kebalikannya, air laut justru yang masuk mengalir ke dalam muara sungai pada saat pasang dan terus masuk ke arah sungai mungkin sekitar 100 – 200 meter jaraknya. Keunikan ini hanya satu – satunya di Indonesia, bahkan sangat langka di dunia. Menurut beberapa sumber, fenomena ini hanya ada di Perancis dan di Pantai Santolo ini. Tempat terjadinya air mengalir ke sungai tersebut adalah ceruk laut. Ceruk laut itu sendiri berada tepatnya di tengah jembatan yang terus tersambung ke palung laut. Tentunya tidak bisa dianggap main – main, jika hanyut di daerah ini akan berakibat fatal.







Fenomena tersebut bisa diamati hanya ketika kita berada di atas perahu. Oleh tukang perahu kita akan diajak mendekat fenomena tersebut dan kita hanya bisa berfoto ria di atas  perahu itu. Bisa juga kita mengambil gambar di bagian tepian wilayah pantai, tetapi kurang jelas teramati.

6.        Pantai Karang Papak
Bersebelahan dengan Pantai Santolo terdapat pantai elok yang letaknya agak tersembunyi. Ya, tersembunyi karena terhalang oleh ladang milik TNI AU. Tetapi akes masuknya mudah karena berada di jalan raya Garut Selatan. Terdapat jalan setapak cukup untuk motor untuk sampai ke pantai ini. Sedangkan dari Pantai Santolo, kita menelusuri saja pantai pasir putih yang memanjang ke arah barat barat sepanjang 2 km.







Pantai Karang Papak terdiri dari pasir putih yang panjang yang diselingi gugusan karang-karang yang ditumbuhi tanaman hijau yang menjorok ke pantai. Di pantai ini banyak dijumpai perahu nelayan. Di gugusan karang di laut lepas menjadi tempat memancing ikan dan apabila menyelam agak ke tengah merupakan tempat untuk berburu gurita. Di pinggir pantai banyak ditumbuhi vegetasi pantai yang cukup rimbun. Beberapa warung minuman banyak berdiri di tempat ini dan akan lebih banyak pada saat liburan tertentu.

7.        Pantai Gunung Geder
Selepas wilayah Pantai Santolo dan sekitarnya, kita akan menemukan pantai yang tidak kalah indah yaitu Pantai Gunung Geder. Pantai Gunung Geder dengan pasir putihnya yang lembut terletak di desa Cijambe, Kecamatan Cikelet. Kurang lebih jaraknya 6 km dari kota kecamatan Pameungpeuk ke arah Rancabuaya dan setelah kota kecamatan Cikelet. Terdapat pintu gerbang yang cukup jelas. Setelah melewati portal pintu gerbang, pengunjung melewati jalan dengan kendaraan motor atau mobil hingga area pantai Gunung Geder.




Sesuai dengan namanya, pantai ini merupakan kawasan bukit yang cukup tinggi dimana kita bisa memandang jauh ke bawah pantai indah sekitar bukit. Disinilah kelebihannya, bukit tinggi tempat memandang pantai, sangat elok pemandangannya. Kanan, kiri, depan, semuanya mempunyai panorama indah. Sebenarnya bisa saja kita menuju pantai di bawahnya tetapi melalui jalan lain, tidak bisa dari bukit ini karena sangat tinggi dan nyaris tegak lurus sehingga tidak mungkin untuk dituruni.
Pada hari libur weekend biasa, pantai ini masih tergolong sepi meski disediakan tempat berjualan. Hanya pada saat liburan tertentu seperti libur lebaran atau tahun baru barulah bermunculan tempat jualan dadakan. Sedangkan fasilitas lain seperti pondokan atau tempat berteduh, bisa digunakan untuk sekedar beristirahat disana.

8.        Pantai Gunung Sulah
Berada di antara Pantai Gunung Geder dan Pantai Manalusu, tepatnya di Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet. Jalan masuk ke pantai ini ditandai dengan plang kecil di sisi jalan raya. Di mulut jalan masuk ke pantai terdapat semacam gapura sederharana, dan seterusnya kita mengikuti jalan melewati perkampungan dan ladang penduduk. Sebelum tiba di pantai kita akan melewati padang rumput dan kemudian tambak udang.Memang di pantai tersebut kurang leluasa untuk melakukan aktivitas karena kehadiran petak –petak tambak udang.


Dekat pantai ini terdapat muara sungai Cimangke,yang air tawarnya digunakan untuk keperluan tambak udang. Gunung Sulah sendiri sebenarnya merupakan nama bukit yang berada di belakang pantai tersebut. Bukit tersebut masih tergolong asri dengan pemandangan yang menawan. Mungkn bila ada waktu luang bisa digunakan untuk sedikit mengeksplor keindahan bukit atau Gunung Sulah.

9.        Pantai Manalusu








Salah satu pantai indah di Kabupaten Garut yang sudah dikelola adalah taman laut Pantai Manalusu. Mungkin karena gratis  pengelolaannya sangat minim dan memberi kesan kurang terawat. Pantai Manalusu berada di Kecamatan Cikelet, kurang lebih 12 km dari pantai Santolo. Pantai Manalusu lumayan indah dengan pasir putih bersih yang membentang ke arah Barat. Bagian lain di pantai ini berupa batuan karang. Suasana di pantai ini tergolong sepi untuk ukuran tempat wisata resmi, Pengunjung dapat bermain di pinggir pantai. Selain pengunjung, nelayan juga memanfaatkan pantai ini sebagai tempat bersandar perahu. Terdapat sisa-sisa bangunan milik Pemkab Garut yang terbengkalai. Sayang sekali, padahal pantai ini berpotensi menjadi destinasi wisata pantai yang bakal menarik banyak pengunjung.

10.    Pantai Cijayana





Tidak ada papan petunjuk arah Pantai Cijayana. Mau tidak mau kita mengandalkan keterangan penduduk, terutama ketika berada di wilayah Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti. Meskipun belum menjadi tempat wisata yang resmi dikelola, tetapi soal keindahan alam sekitar memberikan keindahan tersendiri. Ombak di perairan pantai ini cukup besar sehingga tidak bisa digunakan untuk bermain – main air. Pantai sendirinya panjang dengan pasir putih halus dan batuan ukuran kecil dan sedang di belakangnya. Keunikan pantai ini adalah adanya semacam laguna yang cukup luas. Barangkali di tempat ini kita bisa bermain – main air.

11.    Pantai Karang Tepas
Perjalanan menyusuri pantai Selatan Garut dari arah Tasikmalaya selalu saja menemukan pantai - pantai menarik. Salah satu pantai yang belum banyak dikunjungi orang adalah Pantai Karang Tepas. Pantai ini terletak di Kampung Cikajar, Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti. Secara persisnya tidak ada petunjuk sehingga mau tidak mau kita harus tanya masyarakat setempat. Untuk menuju tempat ini hanya melalui jalan setapak yang jaraknya dari jalan raya ke pantai sekitar 500 m, lumayanlah. Motor bisa masuk ke dalam hingga tepi pantai, sedangkan mobil harus parkir di pinggir jalan raya. Di Pantai Karang Tepas terdapat gugusan batu karang yang menakjubkan, besar dan berderet panjang. 

Sumber foto : http://www.adrasablog.com/2016/10/pantai-karang-tepas-pantai-dan-tebing.html

Nama Karang Tepas dalam bahasa sunda berarti batu karang yang berfungsi seperti teras depan rumah yang menghadap lautan lepas. Memang bila kita di batu karang tersebut serasa sedang berada di depan geladak kapal yang sedang menerjang ombak. Batuan karang tersebut juga sangat cocok untuk tempat memancing ikan. Tetapi yang menjadi perhatian pengunjung adalah pemandangan berupa perpaduan antara batu karang dan vegetasi sekitar yang masih asri. Di batu karang besar tersebut terdapat goa yang digunakan oleh burung walet sebagai habitatnya. 

Pantai Karang Sebrotan

Sumber foto : http://jejak-arah.blogspot.co.id/2011/01/jelajah-pantai-selatan-garut-2.html

Pantai lain yang masih menyambung Pantai Karang Tepas adalah Pantai Karang Sabrotan. Pantai ini juga merupakan pantai karang yang letaknya di sebelah Barat Karang Tepas. Nama Karang Sebrotan karena ombak yang menghantam karang ini seperti menyemprot ke atas karang. Pemandangan di pantai ini juga tidak kalah indahnya dengan Pantai Karang Tepas.

Pantai Sodong Parat


Sumber foto : http://jejak-arah.blogspot.co.id/2011/01/jelajah-pantai-selatan-garut-2.html

Berikutnya ke arah Barat dari Pantai Karang Sebrotan kita akan menjumpai lagi pantai yang tidak kalah indah yaitu Pantai Sodong Parat. Di pantai ini terdapat sebuah karang besar dan di bawahnya terdapat lubang yang tembus dari sisi satu ke sisi lainnya atau dalam bahasa sunda biasa di sebut parat. Pemandangan batuan karang dan semak belukar sekitarnya juga memberi kesan indah pantai ini.

12.    Pantai Cicalobak
Tidak kalah elok dengan pantai – pantai eksotik di tanah air, pantai Cicalobak  menawarkan keindahan batuan karang yang menghiasi pantai. Letaknyapun sangat mudah dijangkau. Dari jalur selatan pantai Jawa Barat, tepatnya di wilayah Kecamatan Mekarmukti, di tempat ketinggian kita bisa melihat pantai tersebut. Apabila ingin mendekat ke pantai tersebut, kita tinggal mengarahkan kendaraan ke akses jalan yang telah disediakan.



  







Setelah kita membayar karcis masuk yang cukup murah kita bisa parkirkan kendaraan  yang telah disediakan. Pantainya itu sendiri merupakan muara sungai kecil yang diapit oleh batuan karang besar. Batuan karang tersebut cukup bersahabat karena datar dan halus. Kita bisa bermain air di antara batuan karang. Pantai Cicalobak juga mempunyai pemandangan indah berupa tebing dan batuan karang. Kita bisa  memilih berbagai spot untuk mengambil foto yang dijamin bikin puas. Fasilitas umum hanya berupa musholla dan toilet yang sayangnya kurang terpelihara.

13.    Pantai Puncak Guha
Belum habis rasa takjub kita menyaksikan keindahan pantai Cicalobak, bergeser sedikit kita akan berjumpa dengan pantai yang memiliki panorama ciamik yaitu Pantai Puncak Guha. Secara administratif Pantai Puncak Guha berada di Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, sudah dekat dengan kawasan wisata Rancabuaya. Sebagian orang menyangka pantai ini bagian dari kawasan wisata Rancabuaya. Padahal Rancabuaya di belakang ujung pantai ini disebelah barat. Jaraknya pun ke Rancabuaya masih sekitar 3 km.









Puncak Guha merupakan semenanjung kecil dalam bentuk tebing besar dan di bawahnya terdapat goa dimana kelelawar hidup. Goa tersebut menghadap langsung ke Samudra Hindia. Petunjuk lokasi hanya dalam bentuk papan kecil di pinggir jalan, sehingga kita sendiri yang harus jeli melihatnya. Selanjutnya hanya berupa jalan tanah hingga sampai lokasi tempat rekreasi.
Tempat rekreasi tersebut memang tidak ada fasilitas. Hanya ada 2 pondok untuk tempat istirahat. Tetapi itu tidak menjadi halangan bagi pengunjung karena bisa memanfaatkan lapangan rumput yang terhampar hijau. Semak belukar dan tumbuhan pandan laut yang sporadis tumbuh di sekitar pinggir tebing menambah indah pemandangan sekitar. Tidak ada pagar pengaman, sehingga pengunjung sendiri yang harus mengatur sendiri agar tidak jatuh dari tebing.

14.    Pantai Cidora






Nama Pantai Cidora tidak ada  hubungannya dengan tokoh kartun Dora, the explorer. Tapi pengunjung akan menyukai pantai ini seperti halnya menyukai tontonan film seri tersebut. Pantai Cidora berdekatan dengan Pantai Rancabuaya, terletak di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin. Jalur masuknya adalah sebelum sampai Pantai Rancabuaya, dimana terdapat plang nama Pantai Cidora. Pantai ini memang didominasi oleh aktivitas nelayan, meskipun demikian terdapat bagian yang dapat digunakan untuk bermain – main air dan pasir. Pemandangannya cukup indah, perpaduan pepohonan kebun milik penduduk dengan vegetasi pantai. Obyek khas di pantai ini adalah adanya batu besar yang di atasnya ditumbuhi semak belukar.

15.    Pantai Rancabuaya
Akhirnya, last but not the least, ujung tempat wisata di pantai Selatan Kabupaten Garut ditutup dengan Pantai Rancabuaya. Terletak di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin menjadi destinasi wisata terjauh di Kabupaten Garut. Rute menuju Pantai Rancabuaya, pertama adalah dari kota Garut via Cikajang - Cisompet - Pameungpeuk - Cikelet - Cijayana - Puncak Guha - Rancabuaya. Rute kedua adalah dari kota Garut via Cikajang - Pakenjeng - Bungbulang - Caringin - Rancabuaya. Terakhir adalah rute dari Kota Bandung via Banjaran - Pangalengan - Talegong - Cisewu - Caringin - Rancabuaya.









Keindahan Pantai Rancabuaya adalah pantainya berupa batuan karang dengan ombak yang lumayan besar. Jika sedang surut, di pantai yang berbatuan karang akan banyak dijumpai ikan hias yang terjebak di legokan karang. Tidak melulu karang, Pantai Rancabuaya juga memiliki pasir putih, tempat untuk bermain – main atau berenang di bagian tertentu. Tetapi harus esktra hati-hati karena ombaknya besar. Nelayan juga memanfaatkan pantai ini di bagian tertentu untuk menyandarkan kapal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar